By: Arditya Bima
Kota Bandar Lampung dalam waktu dekat akan memiliki Fly Over (jalan layang). Fly over akan dibangun di 7 (tujuh) lokasi di Kota Bandar Lampung, yang diperkirakan akan menelan dana APBN sebesar Rp 292,5 miliar. Dalam waktu dekat Pemkot Bandar Lampung akan menerima kunjungan dari kementerian pekerjaan umum yang akan melakukan survei dan menguji hasil studi kelayakan pembangunan tujuh jalan layang.
Dimana saja rencana ke tujuh fly over tersebut akan dibangun? Menurut informasi yang saya baca di Harian Radar Lampung tanggal 5 Februari 2008, ketujuh lokasi fly over tersebut antara lain :
-
Jl. Kartini – Teuku Umar – Imam Bonjol, dengan volume 450 meter (estimasi dana Rp 75 miliar)
-
Jl. Kotaraja – Raden Intan – Jend. Katamso, dengan volume 300 meter (estimasi dana Rp 50 miliar)
-
Jl. Gajah Mada – KH. Mas Mansyur – Perintis Kemerdekaan
-
Jl. P. Antasari – Soekarno Hatta – P. Tirtayasa
-
Jl. Soekarno Hatta – Sultan Agung
-
Jl. Soekarno Hatta – Ki Maja – Ratu Dibalau
-
Jl. Soekarno Hatta – Untung Surapati – R.A. Basyid ( No 3 – 7 memiliki volume sama yaitu 200 meter dengan estimasi dana Rp 33,5 miliar)
Nah, efektifkah pembangunan fly over di tujuh lokasi tersebut? Mungkin jawabannya variatif, dari sisi mana kita menjawab. Dari bidang transportasi mungkin akan menjawab; ya, sangat efektif untuk mengatasi kemacetan. Dari ekonomi mungkin beranggapan untuk lebih meminimalkan anggaran APBN yang ada, yaitu dengan memilah milah lokasi yang menjadi pusat perekonomian Kota Bandar Lampung, sehingga dana tersisa dapat dialokasikan ke keperluan lain, atau bahkan mungkin ada yang berbicara penting atau tidak pentingnya di bangun fly over, dan juga dari bidang lain sebagainya yang mungkin bisa sama dan mungkin juga tidak.
Terlepas dari hal tersebut, apabila memang benar benar terealisasikan dengan baik, dengan adanya fly over di Kota Bandar Lampung, maka kedepan dapat diprediksi bahwa kemacetan di titik-titik tertentu dapat diminimalisir, kegiatan perekonomian dapat lebih mencapai taraf yang lebih baik dan beberapa manfaat positif lainnya yang tujuan utamanya adalah untuk memajukan Kota Bandar lampung ke arah yang lebih baik. Manfaat memang tidak dapat dirasakan secara langsung, akan tetapi secara berangsur dengan dukungan dan partisipasi dari semua elemen masyarakat di kota Bandar Lampung. Wassalam.

memangnya tingkat kemacetan di Lampung sudah sedemikian parah seperti di Jakarta ya??
——————————————————————
Kalo seperti jakarta sih belum bos, cuma katanya, “sudah hampir macet.”
Emg hrs nunggu macet kyk jakarta baru dibangun? Enggak kan??!!
Gw setuju bgt pembangun dilakukan secepatnya. Jgn pas udah mau boker baru cari kakus..
-Alumni Teknik Sipil ITB asal Lampung-
———————————————————————–
Salam kenal mas denny…..
Iya, gw juga setuju banget tuh dengan dibangunnya flyover, mudah-mudahan bisa betul2 terealisasi, ga sekedar wacana belaka.
iyo qu jg setuju.jngn smpe nunggu rame br di bangun..kan jd nyo repot
Terakhir pulang ke Metro sih kayaknya belum begitu macet. Itu 5 tahun yang lalu. Hehehe Sekarang dah ‘terasa’ mulai macet kali ya.
Saya pengennya ada jalan tol yang dari Bakauheni langsung ke Metro. Gak pake mampir-mampir. Hehehehe
Salam kenal dari Cibinong mas …
————————————————————
Nah itu dia pak, katanya sih mau dibuat jalan tol babatan-tegineneng. Tapi kalo dari bakauheni -metro saya ga tau juga tuh hehe
Salam kenal juga pak pam
fly over oke!, tapi kayaknya mesti di dukung dengan jalan tol deh….
baguss nieee..
cpt d dibangun..
biar g tlad lagee k skul..
kayakmana mo bangun fly over? jalan yang sekarang aja pada bolong-bolong semua??????
bagus banget tuh klo mo di bangun fly over…. tapi benerin dulu dong jalan yang ada sekarang!!!…… Coz jalan yang ada sekarang udah banyak yang rusak. Contohnya jalan Ratu dibalau yang menuju way kandis. parah betul!!!
parah aja bos jangan parah betul tar ancur-ancuran lagi !
saya juga setuju jika dibangun flyover, untuk jalan tol sebaiknya babatan-tegineneng coz kota sendiri lagi banyak butuh dana untuk perbaikan..!!! kasihan kan warga kotanya kalau dalam kota sendiri masih amburadul… kita rapiin dulu kotanya baru di bangun jalan tol didalam kota okk………………
tak doaen mdh” trlaksana,. amiin
sekarang aja udah kerasa macetnya apalagi 5 tahun kedepan merayap aja susah !