cappuccino break

Ikon

-Just For Expression-

Apa itu Kepemimpinan Opini?

By : Arditya Bima 

Lao Tzu pernah bilang gini (dia bukan bilang ke saya) :

“A leader is best. When people barely know that he exist. When his work is done, his aims fulfilled. They will all say, “We did this ourselves”.

Kurang lebih maksudnya gini, “Seorang pemimpin baik, ketika orang hampir tidak mengetahui bahwa ia ada. Ketika pekerjaannya selesai, tujuannya terpenuhi. Mereka semua berkata, “kita melakukannya bersama”.

Bener gak sih? hehe…kalo salah kasih tau ya😉 saya gak begitu expert bahasanya orang bule.

Nah, sekarang kita bicara masalah kepemimpinan opini (opinion leadership). Ada sarjana luar yang mendefinisikan “kepemimpinan opini sebagai derajat kemampuan seseorang untuk mempengaruhi secara informal sikap-sikap atau tingkah laku terbuka orang lain ke arah yang dikehendaki” (Everett M. Rogers & Floyd Shoemaker).

 Dari literatur yang saya baca juga, pemimpin opini itu memiliki 7 sifat sbb:

  1. Pendidikan formal lebih tinggi ketimbang orang yang ada dilingkungannya
  2. Status sosial dan kekayaan yang lebih tinggi
  3. Mempunyai daya pembaharuan yang besar dalam menerima ide baru
  4. Perhatiannya besar pada media massa
  5. Kemampuan empati yang baik
  6. Partisipasi aktif dalam masyarakat
  7. Memiliki pengalaman yang luas

Nah loh, berarti pemimpin opini itu gak beda jauh dengan pemimpin formal atau jenis pemimpin lainnya, karena kebanyakan sifat pemimpin dominan ada disitu (baca juga artikel saya terdahulu disini dan disini). Tapi ntar dulu, yang jadi “pem-beda” adalah para pemimpin opini lebih berdaya pembaharuan, misalnya jika norma-norma dalam suatu masyarakat menghendaki perubahan, pemimpin opini lah yang lebih berperan aktif, karena dia lebih menerima ide baru dan mempunyai hubungan dan pengalaman yang luas. Nah, dari sini lah dia dapat diterima dan diakui oleh orang lain sebagai pemimpin dan akhirnya disebut pemimpin opini.

Kalo saya bilang sih, kepemimpinan opini ini merupakan suatu gaya – Bagaimana cara seseorang mempengaruhi orang lain. Kenapa? Karena kalo dilihat dari sifatnya, pemimpin seperti ini masuk dalam posisi kepemimpinan formal, hanya, caranya untuk mempengaruhi orang lain yang dilakukan secara tidak formal (melalui jaringan komunikasi interpersonal). Kan jelas, pemimpin opini artinya, bagaimana si pemimpin mampu menciptakan opini yang dapat membawa “pengikutnya” kepada perubahan yang dimaksud. Setuju gak sih ?😉 Apa ada yang ga setuju ?

Filed under: Birokrasi & Politik, Kepemimpinan, ,

7 Responses

  1. puputs mengatakan:

    baru denger sie “pemimpin opini”, tapi kalo dari atas, bahwa pemimpin opini mudah mempengaruhi orang mungkin pemimpin opini itu sama dengan selebritis kali ya, bener gak pemikiran saya😀
    ————————————————————-
    bener juga sih, tapi ya ga semua, kan ada 7 sifat tadi diatas, n itu ga semua orang punya loh. Makasih ya put, dah komen disini, ntar gw gantian deh😉

  2. Ina mengatakan:

    saya nga percaya ama pemimpin2 mana pun didunia ini.
    semuanya omong kosong.
    ————————————————————-
    Wah, kok bisa gitu in? hehe, kalo ga percaya sama pemimpinnya sih boleh2 aja, tapi kalo sama kepemimpinannya, itu harus kita akui, coz pemimpin2 dunia itudengan cara n gayanya bisa mendapat pengakuan publik (nah dapet pengakuan itu yang susah).

  3. ika mengatakan:

    wah saya juga baru denger istilah ini pak, menarik juga ya, intinya semua pemimpin tampaknya musti punya ‘persyaratan yang mirip2..’
    kalo menurut saya jadi pemimpin itu juga ga boleh korup, jadi diragukan deh kadar kepemimpinan pemerintah kita,,hehe
    ————————————————————–
    hehehe….nah itu dia itu yang penting ka…🙂

  4. stey mengatakan:

    betul ika, ga korup, jujur, dekat dengan rakyat atau bawahannya, tapi juga tegas, efisien dan efektif dalam menghadapi setiap masalah..

  5. fuckerzz mengatakan:

    thannk ya kisi2 kuliah gue nih😀

  6. lia mengatakan:

    makasih nih.buat bahan uas guw. klo menurut guw si, pemimpin opini seperti soekarno dia bisa menyedot pandangan rakyat untuk dapat melihatnya atau mendengarkan pidatonya.udah jarang tuh pemimpin sekarng yang klo pidato bener-bener di denger rakyat.yang ada malah bilang ah apaan si.curhat mulu😀

  7. rahman mengatakan:

    wah artikelnya luar biasa, saya baru paham dengan istilah manajemen opini ini. menurut saya kepemimpinan opini kerap sekali digunakan oleh para politikus kita maupun dunia, karena inilah dasar kesuksesan mereka. mantaaplah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

  • 171,161 hit

Kategori

%d blogger menyukai ini: