cappuccino break

Ikon

-Just For Expression-

Pengambilan Keputusan adalah Tantangan

Jadi inti ceritanya, pengambilan keputusan itu tidak semata didasarkan pada rasional murni, tetapi juga harus memperhatikan nilai-nilai dan norma-norma, dan si pengambil keputusan dituntut untuk memiliki keberanian moral (berani mengambil resiko dan bertanggung jawab) serta berjiwa inovatif.

Dalam pengambilan keputusan, tidak dikenal adanya hal yang pasti “benar”. Karena besar resiko kemungkinan kesalahan dan juga menyangkut kepentingan banyak orang.  Pengambilan Keputusan (PK) selalu diikuti dengan ketidakpastian. Seorang pengambil keputusan harus melakukan pemilihan diantara alternatif yang ada dan juga segera memikirkan apa implikasi dan dampaknya jika terjadi kesalahan dalam mengambil keputusan, termasuk alternatif pemecahannya.

Mengambil keputusan tidak serta merta tanpa ada pertimbangan. Namun didasarkan pada informasi yang dikumpulkan mengenai permasalahannya, nasihat dari orang yang lebih expert, dan juga sangat diperlukan analisa dan penilaian subyektif dari pengambil keputusan itu sendiri.

Ada yang menarik disini, bahwa seorang yang memiliki pengetahuan spesialisasi yang tinggi bahkan seringkali tidak mampu mengambil keputusan. Seperti yang di kemukakan Chester I. Barnard dalam “The Function of Executive”: Baca entri selengkapnya »

Iklan

Filed under: Administrasi, Kepemimpinan, ,

Perbedaan Antara Business Opportunity dan Waralaba

Padahal, setahu saya, kalo waralaba itu akan banyak diberikan training, panduan SOP, material promosi, seragam dan bila dimungkinkan juga ada ongoing support-nya, sehingga yang punya merk tidak malu dengan performance yang didaerah.

_________________________________________________________________

Beda gak sih Business Opportunity (BO) dengan Franchisee (waralaba)? sekilas sih terlihat sama. Dari cara beroperasinya sampai dengan benefit yang diorientasikan hampir mirip-mirip. Hanya saja, bila dicermati lebih dalam, perbedaannya terlihat jelas dalam masalah support dan kesiapan dari pihak pemberi peluang. Lebih jelas saya uraikan perbedaannya dibawah.

Saya mau sharing sedikit pengalaman pribadi mengenai hal ini. Kira-kira 1 tahun yang lalu, saya tertarik untuk mendirikan usaha travel dan biro perjalanan di daerah saya (Bandar Lampung). Namun karena saya juga punya pekerjaan di tempat lain, saya bermaksud untuk mempercayakan kepada salah satu rekan yang memang saya tahu bahwa dia bisa dipercaya untuk mengelolanya .

parramattard_wideweb__430x286.jpg

Saya berpikir jelas tidak mungkin kalau harus mendirikan dari awal, sebab banyak sekali yang harus di prepare. Belum lagi memikirkan upaya untuk memperkenalkan brand. Nah, akhirnya saya pun tertarik untuk bekerjasama dengan perusahaan travel yang sudah berjalan (istilahnya saya mau membeli merk-nya gitu deh). Waktu itu, kebetulan saya ditawari franchise travel agent yang ada di Jakarta.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Niaga, Waralaba / Franchise, , ,

Stabillo-Words

“Orang-orang yang mengatakan bahwa ini atau itu tidak mungkin biasanya adalah orang-orang yang tidak sukses, dan tak mampu melaksanakan hal-hal yang besar.” Dr.DJ.Schwartz (1978)
capuccinobreak

____________________________________

RSS Ekonomi & Bisnis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Sains & Teknologi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Who’s online

tracker

Pengunjung

  • 197.890 hit

Kategori