cappuccino break

Ikon

-Just For Expression-

Pengambilan Keputusan adalah Tantangan

Jadi inti ceritanya, pengambilan keputusan itu tidak semata didasarkan pada rasional murni, tetapi juga harus memperhatikan nilai-nilai dan norma-norma, dan si pengambil keputusan dituntut untuk memiliki keberanian moral (berani mengambil resiko dan bertanggung jawab) serta berjiwa inovatif.

Dalam pengambilan keputusan, tidak dikenal adanya hal yang pasti “benar”. Karena besar resiko kemungkinan kesalahan dan juga menyangkut kepentingan banyak orang.  Pengambilan Keputusan (PK) selalu diikuti dengan ketidakpastian. Seorang pengambil keputusan harus melakukan pemilihan diantara alternatif yang ada dan juga segera memikirkan apa implikasi dan dampaknya jika terjadi kesalahan dalam mengambil keputusan, termasuk alternatif pemecahannya.

Mengambil keputusan tidak serta merta tanpa ada pertimbangan. Namun didasarkan pada informasi yang dikumpulkan mengenai permasalahannya, nasihat dari orang yang lebih expert, dan juga sangat diperlukan analisa dan penilaian subyektif dari pengambil keputusan itu sendiri.

Ada yang menarik disini, bahwa seorang yang memiliki pengetahuan spesialisasi yang tinggi bahkan seringkali tidak mampu mengambil keputusan. Seperti yang di kemukakan Chester I. Barnard dalam “The Function of Executive”:

Para intelektuil sangat sulit mengambil keputusan karena melihat begitu banyak aspek dan begitu banyak konsekwensi dari kegiatan tertentu, kecuali itu mereka tidak persuasif, karena tidak atau kurang perhatian terhadap orang

Dari paparan Barnard tersebut, memang ada benarnya juga, karena umumnya para intelektual tersebut dalam mengambil keputusan terlalu banyak pertimbangan, terlalu banyak hal yang dipikirkan, takut popularitasnya akan menurun bila keputusannya itu nantinya tidak populer dan lain sebagainya, sehingga terkadang masalah yang dihadapi (suatu negara/perusahaan) berlarut-larut tanpa penyelesaian.

Oleh karenanya, telah dikembangkan berbagai metode manajemen tertentu yang dapat digunakan untuk mendukung dalam pengambilan keputusan, operation research, metode matematis,  kuantifikasi dan sebagainya. Tapi itu saja tidak cukup. Pengambilan keputusan sebagai fungsi administrator pada dasarnya mengandung dua unsur pokok, yaitu ;

  1. Mendasarkan diri atas fakta-fakta dan;
  2. Atas nilai-nilai yang dianut (value judgement) si pengambil keputusan.

Karena dalam hal ini, ada dua yang dilibatkan; penentu kebijakan dan pelaksana. Pengambilan keputusan itu tidak akan berarti jika keputusan itu tidak mungkin dilaksanakan atau tidak mendukung dalam suatu kegiatan yang efektif, artinya keputusan yang dikeluarkan harus dapat dilaksanakan oleh pelaksana.

Jadi inti ceritanya, pengambilan keputusan itu tidak semata didasarkan pada rasional murni, akan tetapi, harus memperhatikan nilai-nilai dan norma-norma, dan si pengambil keputusan dituntut memiliki keberanian moral (berani mengambil resiko dan bertanggung jawab) serta berjiwa inovatif. 

Siapkah Anda menerima tantangan? atau hanya menerima masakan yang sudah jadi….🙂

Filed under: Administrasi, Kepemimpinan, ,

19 Responses

  1. Edi Psw mengatakan:

    Memang perlu pengetahuan khusus untuk mengambil keputusan disamping keberanian. Karena kalau salah dalam mengambil keputusan, wah bisa berabe. Tapi biasanya bagi seorang pemimpin, sudah mempunyai kiat-kiat khusus untuk mengambil keputusan.

  2. Zee mengatakan:

    MEngambil keputusan itu tdk mudah, apalagi klo itu menyangkut nasib orang lain. But, saya orang yang suka tantangan…

  3. ahliswiwite mengatakan:

    memang sangat sulit, tapi juga kita harus menentukan keputusan yang tepat. berarti kalau DPR, MPR lama sidang juga karena banyak orang pinter ya, jadi ga diputuskan…. malah ga ada kata sepakat…lebih rame lagi adu jotos…( eh adu argumen dulu ya….🙂 )
    sangat sulit untuk menjadi orang ‘BIJAK’ bagi orang lain tidak bijak bagi diri sendiri.
    apalagi kalo mencari jodoh…. we…e_e… ~~~~>🙂
    wassalam

  4. Adis™ mengatakan:

    Siapkah Anda menerima tantangan? atau hanya menerima masakan yang sudah jadi….

    Kalau saya pilih yang terakhir. Soalnya saya gak bisa masak *OOT*

  5. anna mengatakan:

    Dulu.. aku selalu bingung kalo harus memutuskan sesuatu. Tapi seiring dengan bertambah nya usia (gyyyaa… kayak dah tua ajah :D) jadi tau apa yg hrs dilakukan dalam mengambil keputusan ituh.. liat (apa masalahnya), amati (permasalahannya), pikirkan, berani (ambil keputusan) n pasrah (atas apa yg diputuskan)🙂

  6. ratutebu mengatakan:

    yap!!! mengambil keputusan memang bukan hal yang mudah,, sampe ada kursusnya loh,, teknik pengambilan keputusan,, *berarti hal yang sulit kan?? ampe dikursusin gitu,,:mrgreen:

  7. ghodz mengatakan:

    mungkin keputusan susah diambil kalau mengandung resiko tinggi dan keluar dari kebiasaan yang udah ada.

  8. ridu mengatakan:

    masakan yg udah jadi?? jadi gak fokus sama tujuan awal.. mendingan makan2 deh.. hehehe..

  9. warmorning mengatakan:

    itu dia, kadang decision maker mengesampingkan efek di kemudian hari dan lepas * kadang lupa akan faktor responsbility, ribet ye..

  10. ario dipoyono mengatakan:

    pikiran yang seperti ini yang di cari masayarakat… pemimpin yang seperti ini dapat menyejahterkan masyarakatnya

  11. Andra mengatakan:

    hitung kancing aja.

  12. warmorning mengatakan:

    memutuskan pada detik terakhir, itu yang menarik dan sering saya lakukan… *tolong jangan pernah ditiru cara2 seperti ini😀 *

  13. anna mengatakan:

    kok blom update???

    • AYU mengatakan:

      kamu tau tidak tentang pelajaran pkn mengapa dalam mengambil keputusan harus memperhatikan orang banyak kamu tau tidak tentang pelajaran pkn

  14. alfaroby mengatakan:

    setiap keputusan yang kita ambil… kiita harus juga siap dengan segala resiko yang mungkin terjadi….
    resiko itu bukannya kita hindari… tapi kita jalankan… pasti ada hikmah di balik itu semua

  15. irene zebua mengatakan:

    nah,,ini dia yg dicari-cari,,thks yah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

  • 171,161 hit

Kategori

%d blogger menyukai ini: